Tungku Dapur Gantikan Enkas

Banyak orang mengatakan bahwa membiakkan jamur amat rumit, mahal dan resiko kegagalan tinggi sehingga sulit untuk memberikan teknologi ini kepada petani. Namuan sebuah penelitian telah menemukan cara jitu mengembangbiakkan jamur metarisisu anisopleae sebagai pestisida hayati dan efisien buat petani karena menggunakan alat dan bahan yang dekat dengan lingkungan mereka.

Mengapa, karena enkas (tempat steril untuk inokulasi jamur) yang harganya puluhan juta dapat digantikan dengan tungku dapur yang membara, media agagar-agar dapat diganti dengan ekstrak jagung, ditambah juga fermentol dari botol bekas. Proses pegerjaanya pun sederhana meliputi pembuatan fermentol, pembuatan media, dan inokulasi (perbanyakan).

Pembuatan fermentol .

Dalam membuat fermentol alat dan bahan yang disediakan adalah 2 m selang aerator , 3 buah botol bekas air mineral, aerator, lem plastik, galon air mineral, garam dapur, KmnO4 (garam PK) dan 8pipa plastik/kaca seukuran pensil masing-masing panjangnya 30 cm. Semua alat tersebut harus telah di sterilkan dengan disiram air panas.

Fermentol

Galon terlebih dahulu dipasang kran dibagian bawahnya lalu tutup galon dilubangi dan dipasang 2 buah pipa, pada ujung pipa bagian luar galon dipasang selang sepanjang 30 cm. pemasangan pipa dan selang juga dilakukan pada tiga buah botol air mineral. setiap pemasangan harus diakhiri dengan pemberian lemhingga benar benar rapat untuk menghindari masuknya udara dari luar botol. Pipa dipasang dengan ketinggian yang berbeda. Kemudian botol mineral ukuran kecil diisi dengan; botol pertama diisi larutan garam setengah bagian, botol kedua diisi larutan KmnO4 setengah bagian, botol ketiga diisi air mineral biasa setengah bagian.

Kemudian pipa dalam botol dihubungkan dengan selang, dimulai dari aerator, botol pertama, botol kedua, fermento, dan botol ketiga.

Sebelum digunakan, fermentol harus diuji terlebih dahulu. Caranya, isi galon dengan air biasa, lalu ditutup rapat, kemudian aerator dihidupkan. Jika udara aerator dapat berpindah secara berurutan dari botol pertama, kedua, fermentol dan berakhir dalam botol berisi air mineral, maka, fermentol telah dapat digunakan. Kemudian kuras air dalam galon dengan air panas.

Pembuatan media

Alat dan bahan yang digunakan adalah Panci, tungku yang membara, pengaduk. ember plastik, kain penyaring (kasa), jagung manis pipil 2 kg, air 10 liter (air hujan /air sumur yang telah direbus/ aquades/ , gula 20 gram.

Proses pembuatan media diawali dengan mensterilkan semua alat kaemudian jagung direbus sampai pecah kurang lebih 1 jam, lalu diammbil ekstraknya dengan cara menyaringnya dengan kain penyaring, kemudian masukkan gula gula kedalam ekstrak tersebutsambil diaduk hingga gula benar-benar larut. Setelah agak dingin (hangat kuku) masukkan kedalam fermentol (galon), apabila kurang dari 10 liter maka tambahkan aquades/aqua/air hujan.

Inokulasi

Proses inokulasi dilakukan diatas tungku yang sedang membara. Karena diatas tungku yang sedang membara udaranya steril dari jamur. Diatas tungku, galon berisi ekstrak jagung dibuka tutupnya lalu masukkan biakan murni kedalam ekstrak jagung, kemudian ditutup rapat. Setelah itu fermentol diturunkan, dan dirapatkan tutupnya dengan lem, dan aerator segera dihidupkan.

Apabila setelah tiga hari air dalam fermentol semakin keruh berarti jamur telah berhasil dibiakkan.Kegagalan proses pembiakan ini biasanya disebabkan karena sterilisasi yang kurang sempurna. Untuk itu, ekstrak jagung sebelum dijadikan media harus dimasak berulang-ulang untuk mamastikan kematian jamur lain.

Semoga teknologi ini dapat bermanfaat dan dapat diaplikasikan kepada petani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: